Showing posts with label surat. Show all posts
Showing posts with label surat. Show all posts

Thursday, February 13, 2014

Surat cinta untuk @kemalpalevi

Dear, @KemalPalevi


Kepada sang pangeran impianku tercinta yang lebih tampan daripada sang raja laut, Neptunus. Apa kabarmu di kaki bumi? Apakah baik-baik saja?

Masihkah kau ingat diriku, seorang wanita yang kini tinggal di bawah tangkai bunga mawar yang mekar dengan subur dan indah di dalam kamarku. Mawar yang dulu sering kau berikan padaku di setiap malam Minggu kita, kini telah bersemi. Menjalar melewati dinding-dinding porselen dan berakar di setiap tegelnya. Tak heran aku sering berpikir mungkin aku adalah ratu lebahmu yang kau berikan bunga mawar berhektar-hektar saking cintanya.


Selamat hari Valentine, Kemal! Aku mencintaimu! Tak ketinggalan dan kelupaan ku layangkan dari langit Sulawesi berpuluh-puluh ton coklat untukmu dengan truk besar yang saling berantrian. Ini coklat spesial yang langsung ku petik dari pohonnya untukmu. Ya...... BUAH COKLAT!

Aku rindu dengan banyak hal tentangmu. Aku rindu dengan nyanyian syahdumu dalam petikan gitarmu. Aku rindu dengan brewokkanmu yang lebih rimbun dan menawan dari seorang Adam Levine ataupun seorang Zohan. Kamu ingat film "you Don't mess With the Zohan!" Kan?
Film yang kita nonton bersama saat merayakan Anniversary kita. Romantisnya flashback!


Surat cinta penuh kerinduan, kerindangan, kekeluargaan, kebersihan, kedisiplinan, kerapian dan keamanan lengkap 7K yang biasa kita pelajari bersama dalam masa-masa romantis merah putih sekolah dasar. Dibalut rasa sayang, senyum, salam, sopan dan santun dalam 5S kulayangkan padamu seromantis film pendek Disney sang Paperman. Tapi, aku lebih romantis lagi loh sayang! Aku tidak pake angin yang berhembus bagaikan kentut, tapi pake semburan awan panas gunung sinabung biar lebih menyentuh.

Cintaku padamu bagaikan seorang Dewi Persik yang tiada habisnya membuat sensasi, dan tiada berujung seperti lagu lawas milik Dirly Idol "...sampai ke ujung duniaaaaaaa...."

Ku nantikan 15 Maret 2014 di panggung stand up comedy, di kota Palu- Sulawesi Tengah dengan setangkai bunga asoka  untukmu...
Berjanjilah jangan pulang sebelum bertemu aku ya!
Kemalku sayang.
Kechup sambal!!

Salam cinta rasa kaledo,
Hannah Montana
Bukan
Miley Cyrus jadi-jadian.



@hannaaabelle
@bukune
@kemalpalevi



Tuesday, December 17, 2013

SURAT KECIL UNTUK IBU


Kepada Engkau,
Salah satu malaikat terbaik dunia,
Dengan sosok mulia nan bercahaya yang tiada terlupa,
Sebuah raga yang selalu ada untukku dikala sedih, susah maupun senang,
Tempatku bertahan disaat aku terjatuh,
Tempatku membagi peluh saat aku lelah dan terluka,
Tempatku berlindung disaat aku sakit,
Tempatku meminta disaat aku butuh,
Dan segala tempat ada padanya dikala dunia pun Tak dapat memberi penggantinya,
Untukmu ibunda,
Apa kabarmu di surga?
Setiap langit senja menampakkan diri, aku menggantungkan secercah harapan dilangit,
Berharap melihatmu, namun sayang, raga mu bahkan Tak terlihat oleh ku sedikitpun,
Bertahun-tahun lamanya, kau tinggalkan aku yang berpura-pura tegar seolah menerima rasa ini dengan bertahan,
Rasa rindu yang mencekam, yang membuat napas ku seakan tercekat,
Ibunda,
Apakah kau melihatku dari surga?
Tangisan seorang bayi perempuan kini membaha diseluruh penjuru langit dan bumi ini,
Namun sosok kecil ini Tak dapat bertemu raga mu menjumpai mu,
Dia cucumu ibunda, titipan Tuhan padaku,
Ibunda, 
Aku telah menikah,
Dengan seorang lelaki yang selalu ku ceritakan padamu melalui mimpiku,
Dengannya, sosok yang sebaik ayah yang sering kudengar dari mu,
Ibunda,
Aku telah melewati rasa sakit yang tiada tandingnya itu,
Rasa sakit yang juga kau rasakan ketika akan melahirkan aku kedunia,
Maafkan anakmu yg sering membantah ini ibu,
Sekarang, aku telah mengerti rasa sakit mu, aku mengerti tentang beratnya peranmu,
Menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah,
Harus selalu sabar, tegar, dan menjadi tempat bernaung yang baik bagi suami dan anak-anakku,
Harus ikhlas tanpa pamrih dan berkorban akan banyak hal, 
Maafkan segala perbuatan ku yang selalu menyulitkan mu,
Dan bahkan pernah membuatmu menitikkan air mata,
Sesungguhnya aku anakmu yang berdosa,
Terlambat mengerti akan rasa sakit mu,
Antara hidup dan mati, 
Rela kau perjuangkan untukku, anakmu,
Maafkan aku ibu,
Maafkan aku,
Kepada Tuhan aku titipkan doaku,
Akan maaf ku, rindu ku dan sesalku,
Maafkan aku yg telah menyia-nyiakanmu,
Ibunda,
Sekarang aku pun telah menjadi seorang ibu,
Janjiku padamu, akan menjadi seorang ibu layaknya dirimu,
Surat ini kupersembahkan untukmu,
Ku layangkan melalui suara doa,
Ibu,
Semoga surga menyampaikan surat kecilku untukmu,
Dari anakmu, yang telah menjadi seorang ibu dan merindukan mu ibu.